Ayah...
Ku rindu padamu
Ku rindu nasihatmu
Ku rindu kasih sayangmu
Ayah...
Saat kau masih disisiku
Ku sia - siakan kehadiranmu
Saat kau tlah jauh dariku
Ku berharap kau bisa kembali
Dunia tlah memisahkan kita
Ku rindu padamu, Ayah
Maafkan smua salahku padamu
Ku ingin engkau mendapatkan yang terbaik
Ayah...
Ku ingat kata terakhirmu
Kau ingin bertemu padaku
Tapi kuabaikan smua permintaanmu
Ayah...
Mungkin kini kau tlah tenang disana
Tak merasakan sakit yang menggerogoti tubuhmu
Aku sayang padamu, Ayah
I Love You, Ayah
KARYA : DEPY EKA RACHMAWATI
blog pusi, cerpen
ungkapan hati
Selasa, 27 Mei 2014
Sabtu, 26 April 2014
I Love you-"ayah"
ketika aku malai dibimbangkan untuk membedakan antara suara hati dan nafsu. hidup itu penuh pilihan. namun tak jarang aku dilema ktika pilihan yang berdampak pada pengaruh kehidupanku. dengan menyebut nama Tuhanku, ku beranikan mengambil sebuah keputusasn yang mungkin mengagetkan banyak orang. tapi aku lebih tau permasalahanku ketimbang orang-orang diseklilingku.
ayah, hanya dialah saat ini orang tua yang kumiliki. dia slalu diam untuk menahan rasa sakit yang ia derita itu karna dia tak mau membuatku bingung dan sedih. namun justru aku lebih sedih ktika ku tahu kanker ganas merajalela didalam tubuhnya. jujur saja aku sangat belum siap untuk kehilanganya. aku yang telah selesai duduk di bangku sma, terkesan hanya pengangguran, kuliahku brantakan karna aku tak memilki waktu banyak utuk keluar rumah, aku selalu menghawatirkan keadaan ayahku. aku memutuskan berhenti kuliah dan menghabiskan hari-hariku bersama ayah. hampir stiap hari aku selalu dirumah dan jadi bahan gosip murahn tetangga karna aku tak memiliki pekerjaan atau hanya diam dirumah. aku mulai menutup telingaku, aku tak perduli apa kata dunia. yang aku tau aku tengah berusaha untuk menjadi anak yang berbakti. aku mulai menutup mata dari gemerlapnya dunia. aku lebih suka membisu daripada membahas hal yang tiada guna. terkesan sangat egois memang. tapi karna aku harus melakukan tanggung jawabku, demi menjadi anak yang berbakti kepada orangtuaku. biarlah semua orang berfikir aku tertidur dari mimpi-mimpiku, dan aku sangat yakin Tuhan sedang mempersiapkan kejutan yang istimewa untuk masadepanku.
"yuzrreel" paman depy
ayah, hanya dialah saat ini orang tua yang kumiliki. dia slalu diam untuk menahan rasa sakit yang ia derita itu karna dia tak mau membuatku bingung dan sedih. namun justru aku lebih sedih ktika ku tahu kanker ganas merajalela didalam tubuhnya. jujur saja aku sangat belum siap untuk kehilanganya. aku yang telah selesai duduk di bangku sma, terkesan hanya pengangguran, kuliahku brantakan karna aku tak memilki waktu banyak utuk keluar rumah, aku selalu menghawatirkan keadaan ayahku. aku memutuskan berhenti kuliah dan menghabiskan hari-hariku bersama ayah. hampir stiap hari aku selalu dirumah dan jadi bahan gosip murahn tetangga karna aku tak memiliki pekerjaan atau hanya diam dirumah. aku mulai menutup telingaku, aku tak perduli apa kata dunia. yang aku tau aku tengah berusaha untuk menjadi anak yang berbakti. aku mulai menutup mata dari gemerlapnya dunia. aku lebih suka membisu daripada membahas hal yang tiada guna. terkesan sangat egois memang. tapi karna aku harus melakukan tanggung jawabku, demi menjadi anak yang berbakti kepada orangtuaku. biarlah semua orang berfikir aku tertidur dari mimpi-mimpiku, dan aku sangat yakin Tuhan sedang mempersiapkan kejutan yang istimewa untuk masadepanku.
"yuzrreel" paman depy
Langganan:
Komentar (Atom)